By Nova Nurfillah, S. Pd yang di ambil dari tulisan Adham Syarqawi
Muslim meriwayatkan dalam Shahihnya, dari Ibnu Abbas ra: Seorang pria sedang wuquf bersama Nabi saw di Arafah, lalu ia jatuh dari kendaraannya, hingga lehernya patah dan meninggal dunia.
Nabi saw bersabda: “Mandikanlah dia dengan air dan sidr, kafani dia dengan dua lapis kain, jangan pakaikan parfum padanya, dan jangan tutupi kepalanya, karena dia akan dibangkitkan pada Hari Kiamat sambil membaca talbiyah!”
Kita masih senantiasa mendengar tentang orang-orang yang meninggal saat sujud dalam shalat, saat berpuasa, dan saat memberi sedekah kepada fakir miskin lalu meninggal dunia.
Ini bukan kebetulan; ini adalah balasan atas khidmah atau pengabdian seseorang. Siapa yang hidup di atas sesuatu, maka ia akan mati di atasnya .
Namun, perlu diketahui bahwa husnul khatimah bukan hanya meninggal saat sujud dalam shalat, saat berpuasa, saat memberi sedekah, atau dalam keadaan ihram saat haji. Husnul khatimah adalah ketika kematian datang kepadamu sedangkan kamu tidak pernah meninggalkan shalat, tidak meninggalkan puasa, tidak pelit dalam mengeluarkan zakat atau sedekah, dan tidak menunda haji padahal mampu.
Siapa yang meninggal dunia dalam keadaan menunaikan perintah Allah, itulah husnul khatimah!
Husnul khatimah adalah saat kematian datang kepadamu dan tidak ada seorang pun yang menuntutmu, kamu tidak melakukan korupsi, tidak memakan harta warisan saudaramu, tidak menyerang kehormatan orang lain, dan tidak menggunjing mereka!
Husnul khatimah adalah ketika kematian datang kepadamu sedangkan tetanggamu merasa aman darimu, kamu bersikap lembut dalam ucapan dan hati kepada teman-temanmu, kamu menunjukkan kerendahan hati kepada orang tuamu, kamu menjaga hubungan dengan kerabatmu, kamu memperlakukan istrimu atau suamimu dengan baik, dan mendidik anak-anakmu sesuai dengan ajaran agama!
Husnul khatimah bukan bagaimana kamu meninggal, tetapi bagaimana kamu hidup! Abu Bakar ra meninggal di tempat tidurnya, namun ia memperoleh husnul khatimah.
Umar bin Khatab ra meninggal karena luka tusukan, namun ia memperoleh husnul khatimah.
Utsman bin Affan ra meninggal karena dibunuh, namun ia memperoleh husnul khatimah.
Ali ra meninggal karena dibunuh, namun ia memperoleh husnul khatimah.
Abu Ubaidah ra meninggal karena wabah penyakit, namun ia memperoleh husnul khatimah.
Khalid bin al-Walid ra selamat dari setiap pertempuran dan meninggal di tempat tidurnya, namun ia memperoleh alhusnul khatimah.
Husnul khatimah bukan hanya meninggal di jalan Allah, tetapi juga hidup di jalan Allah!
Bagaimana kamu tahu bahwa orang yang meninggal dalam kecelakaan mobil tidak sedang memuji Allah pada saat itu, dan orang yang meninggal karena serangan jantung tidak sedang dalam perjalanan untuk memberi sedekah kepada orang miskin? Janganlah kamu menastikan manusia masuk surga atau neraka, dan mintalah kepada Allah husnul khatimah!
(KH. Aunur Rofiq Soleh Tamhid Lc MA)
MaasyaAllah…
Semoga, kita selalu istiqomah di Jalan Allah..
Aamiin
Tinggalkan Komentar