Visi Madrasah
Kamis, 26 Feb 2026
  • Membetuk Generasi yang memiliki karakter Spiritual (Agamis), Mandiri & berprestasi, Adaptif terhadap teknologi, Ramah anak, dan Tanggap terhadap lingkungan.
  • Membetuk Generasi yang memiliki karakter Spiritual (Agamis), Mandiri & berprestasi, Adaptif terhadap teknologi, Ramah anak, dan Tanggap terhadap lingkungan.
12 Januari 2025

SIAPA ITU ALLAH?

Ming, 12 Januari 2025 Dibaca 1073x

(Aisyah Al Mujadillah )

 

Di Rumah Aksara Mahendra, Rumah mewah yang di dalam nya terdapat

barang-barang yang mewah dan tentu nya mahal. Di ruang keluarga terlihat

seorang wanita yang menggunakan gamis hitam syar’i dan kerudung syar’i

berwarna merah maroon, wanita itu sedang merapihkan meja yang terkena noda

coklat karena ulah anak kecil yang berumur 4 tahun itu.

Kini, anak itu sedang duduk di bangku sambil meminum susu buatan ibu

nya. Gadis kecil ini sangat imut sekali ia menggunakan pakaian gamis anak-anak

dan kerudung hitam.

Ia menatap Ibu nya polos “Mama.” Anak itu memanggil sang Ibu.

“Ya, Alexa ada apa?” Emily menghampiri Alexa, ia duduk di bawah

sementara Alexa di bangku, Emily mengelus pucuk kepala anak nya itu lembut.

“Kenapa sayang?” Tanya nya.

“Ma, Allah itu apa?”

Emily tersenyum manis, ia menatap mata hitam anak nya.

“Alexa, Allah itu adalah yang menciptakan segala-galanya. Langit, bumi ,

sungai, batu, kucing, ikan, gajah semua nya termasuk menciptakan nenek, kakek,

papa, mama dan juga Alexa.” Ucap nya lembut sambil tersenyum manis kearah

Alexa.

“Kalau bentuk Allah itu seperti apa mama?”

Emily tersenyum seperti nya Alexa sedang penasaran siapa Allah itu. Ia

pasti akan menanyakan banyak hal. Persis sekali seperti dirinya waktu remaja,

jika sudah penasaran pasti ia akan mencari tau sebanyak-banyaknya.

“Alexa tahu kan? Bentuk sungai, batu, gunung, singa, gajah…nah, bentuk

Allah itu tidak sama dengan apa pun yang pernah Alexa lihat.” Jawab Emily

sambil menatap mata sang anak.

“Ooo, kalo Allah tinggal dimana?”

“Sayang, Allah itu sangat dekat dengan kita. Allah itu selalu bersama

orang-orang yang sholeh. Jadi, kekuasaan Allah selalu berada dimana pun Alexa

berada.”

“Hah!? Berarti Allah sama kita sekarang!! Mama! Alexa takut!” Alexa
langsung memeluk Emily erat karena takut, Emily terkekeh ia mengelus kepala
Alexa yang tertutupi hijab kecil nya. Ia bangkit lalu duduk di sofa lalu memangku
Alexa.
“Jangan takut Alexa, Allah maha Baik sekali, jadi jangan takut ya.” Ujar
Emily sambil tersenyum manis.
“Benarkah? Allah galak tidak?” tanya Alexa polos dan itu membuat Emily
gemas ia mencubit hidung Alexa pelan lalu terkekeh geli.
“Allah tidak galak, tapi kalo Alexa berbuat dosa besar Allah marah.”
Alexa mengangguk. Lalu menatap mata sang ibu. “Mama, kalau Allah
dekat kenapa tidak terlihat?”
“Hmm…” Emily sedang berpikir ia tidak ingin bilang kalau karena Allah
Gaib, bisa jadi Alexa akan terbayang hantu, setan jin atau lain nya yang membuat
anak nya takut.
“Karena, Justru saking dekat nya Allah jadi kita tidak mampu melihat nya.”
Jawab Emily.
“Ma, kenapa kita harus beribadah sama Allah?”
“Sayang, kita menyembah Allah sebagai wujud bersyukur karena Allah
telah memberikan banyak kebaikan dan kemudahan buat kita.” Di akhir kalimat
Emily mengecup dahi Alexa lembut.
“Heheh, sekarang Alexa sudah paham!”
“Anak pintar!”
“Assalamualaikum….”
Saat mendengar suara seseorang masuk Alexa dan Emily langsung
menatap orang yang masuk ke dalam dan melangkah menuju mereka berdua.
“Walaikumsalam, sudah pulang?”
“Walaikumsalam!!! Papa!!!” Alexa turun dari pangkuan sang mama lalu
berlari menghampiri sang Papa yang baru saja pulang kerja.
Mahendra, melihat anak nya berlari menghampirinya lalu berjongkok dan
merentang kan kedua tangan nya.
Alexa yang melihat sang papa merentang kan tangan nya langsung
melompat dan memeluk Mahendra dengan senang.

10
“Papa merindukan mu.”
“Alexa lebih Rindu Papa!!! Mama juga!!”
Emily yang mendengar itu sedikit memerah malu. Ia menghampiri mereka
berdua.
Emily mencium punggung tangan Mahendra. Lalu beralih kepada Alexa.
“Alexa kau sudah salim belum?”
“Aku lupa! Mana tangan Papa!??”
Mahendra terkekeh lalu memberikan tangan kanan nya kepada Alexa dan
gadis kecil itu pun langsung mencium punggung tangan kanan Mahendra.
“Mandilah, nanti ke ruang makan.” Ucap Emily, Mahendra menatap Emily
lalu mengangguk.
Sambil menggendong sang putri Mahendra dan Emily melangkah menuju
kamar mereka berdua, sesampai nya di sana Mahendra meletakan putri nya di
atas kasur.
“Pah, aku punya pertanyaan, Allah itu ada berapa?”
“Allah itu cuman ada satu.” Jawab Mahendra. Alexa mengangguk lalu
terpikir sesuatu. “Papa, Alexa ingin punya teman main di rumah.”
Mahendra menaikkan sebelah alis nya “Alexa kesepian? Kan ada Mama.”
“Alexa ingin adik!”
Emily yang sedang mengambil baju ganti untuk suami nya itu menoleh,
Mahendra menatap nya. “Tambah satu lagi mau?”
Sontak wajah istri nya itu memerah malu. Mengangguk kecil. “B-boleh.”
Mendengar itu Alexa berseru senang, ”Hore! Aku akan punya adik!”

Artikel Lainnya

Oleh : Mamat

SUNGAI WAKTU

Oleh : LnD

SURAT AL IKHLAS

Artikel ini memiliki

2 Komentar

Tinggalkan Komentar

Flag Counter